Anatomy of a Ring Sling


Tak kenal maka tak sayang, ungkapan ini berlaku buat ring sling, gendongan yg ternyata paling panjang umur pakainya, alias bisa dipakai sejak bayi baru lahir sampai menginjak masa kanak-kanak (sekitar 3-4 tahun).
Yuk mari kita kenali anatomi-nya
Gambar menunjukkan ring sling yang sedang terpasang. 
Bagian ring terdiri dari 2 buah lingkaran tanpa sambungan yg terjahit ke bagian bahu gendongan. Bahan ring yang disarankan adalah aluminium atau nylon, sedangkan plastik dan kayu tidak termasuk yg disarankan. Diameter ring sebaiknya menyesuaikan bahan yang akan dipakai. Bahan yg tebal ataupun lebar sebaiknya memakai ring dengan diameter besar. Sedangkan bahan yg tipis seperti mesh bisa menggunakan diameter yang lebih kecil.

Cara menjahit bagian bahu ada macam-macam, dari gathered, pleated, hybrid dan banyak pilihan lainnya. Ini tergantung pada pilihan pribadi, mana yang lebih nyaman bagi penggendong.
Bagian kantong dibuat dari memasukkan ekor gendongan ke dalam ring. Penting untuk memastikan kain yang ada di dalam ring ada dalam keadaan rapi dan berurutan (threading a ring sling) di mana tepi atas kantong, sejajar dengan ekor sisi dalam tubuh penggendong, bagian kantong sejajar dengan bagian tengah ekor dan tepi bawah kantong akan sejajar dengan tepi luar ekor. Ini dilakukan juga untuk memastikan kain di bagian punggung tidak terpuntir, dan penggendong merasa nyaman. 
Penting untuk membuat kantong yang cukup memeluk tubuh penggendong dan bayinya. Kantong yang besar akan sulit dikencangkan, dan kantong yang terlalu kecil akan membuat bayi tidak nyaman.
Lebar kantong sendiri bervariasi, lebar sekitar 70 cm membuat ring sling dapat dipakai dari bayi sampai masa balita.

Sedangkan ekor gendongan (jika diukur dari ring yang belum terpasang) biasanya bervariasi antara 170 cm - 200 cm. Jika akan dipakai oleh 2 penggendong dengan ukuran tubuh berbeda jauh tentunya akan lebih nyaman jika memakai gendongan yang sesuai dengan pemakai terbesar. Jika berukuran sama, maka pilih 1 ukuran yang nyaman. 
Ekor yang panjang akan memiliki banyak fungsi, dari penutup kepala bayi dari sengatan matahari ataupun tetesan hujan, menutupi saat menyusui, mengelap mulut bayi, penyangga tambahan di bagian leher atau bokong bayi, dll.

Bahan yang bisa dipakai untuk ring sling bervariasi, dari katun, linen, sutra, hemp, wool, mesh fabric. Tentunya perlu disesuaikan dengan lingkungan di mana kita akan memakai ring sling tersebut. Untuk kondisi Indonesia sebagai negara tropis, maka katun atau katun campuran dengan linen dapat menjadi pilihan utama.
Dengan ukuran yang kecil dan ringkas, ring sling ini termasuk gendongan yang praktis dan berumur panjang. Cocok dipakai jika anak sering naik turun gendongan misal karena sedang belajar berjalan, tapi sedang lelah dan butuh digendong.
tulisan oleh : Astri Pramarini (Admin) https://www.facebook.com/groups/IndonesianBabywearers/

CONVERSATION

0 komentar:

Back
to top